Pangdam Jaya Resmikan Sekolah Toleransi SMA Negeri 1 Depok

  • Bagikan
banner 468x60

Racikan.id l Depok, Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, berkunjung ke Depok dalam rangka acara Peresmian Sekolah Toleransi SMA Negeri 1 Bertempat Jl. Nusantara Raya No 317 Rt 05 Rw 014 Kec. Pancoran Mas Kota Depok, (20/4/2022)

Peresmian  Sekolah Toleransi ditandai dengan pemukulan gong oleh Pangdam Jaya bersama Forkopimda Kota Depok, dilanjutkan dengan acara tanya jawab bersama para pelajar SMA Negeri 1 Depok, tentang arti dan makna isi Pancasila, dan penanaman pohon di halaman sekolah SMA 1 Depok.

banner 336x280

Dalam Sambutannya Pangdam Jaya  Mayjen TNI Untung Budiharto menyampaikan, peresmian sekolah toleransi ini semuanya untuk generasi muda kita agar memiliki sifat yang toleransi yakni menghargai sesama, mampu bekerja sama dan menciptakan suatu kerukunan diantara mereka tanpa memandang suku, bangsa dan agama. Sehingga dari sekolah inilah kader-kader toleransi akan selalu muncul menjadi pioner di masyarakat dan nantinya di tularkan di sekolah sekolah lain karena toleransi ini suatu kekuatan untuk menjaga persatuan dalam skala mikro di keluarga, di masyarakat maupun nantinya di bangsa indonesia, tutur Pangdam Jaya.

Peristiws ini menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Depok Usep Kasman M.PD. dalam sambutannya menyampaikan sangat merasa bangga, hari ini bisa bertemu langsung dengan Pangdam Jaya dan berkolaborasi dengan Forkopimda kota depok sehingga sekolahan ini diresmikan oleh Pangdam Jaya menjadi sekolah toleransi dengan tema “Tumbuhkan generasi bangsa yang pancasila dari depok untuk indonesia maju, adil, berbudaya dan sejahtera”, ungkap Usep.

Dilokasi yang sama, Kepala Disdik Jawa Barat Dedi Supandi menerangkan, nantinya penguatan toleransi di sekolah yang digagas Pangdam Jaya akan dimasukan kurikulum yang berbasis toleransi. Misalnya, kurikulum anti radikalisme yang dimasukan ke dalam mata pelajaran PPKN.

“Untuk kurikulum di SMA ada pendidikan anti korupsi yang sudah MoU dengan KPK dan Kejati Jabar,” terangnya.

Dirinya juga berharap, untuk implementasinya, setiap hari harus ada tagline. Seperti Senin wawasan kebangsaan, Selasa kesatuan, Rabu budaya lokal, Kamis musyawarah, Jumat nilai keagamaan.

“Jadi tagline itu yang setiap harinya kita implementasikan karena bagian dari budaya pancasil yang harus mengakar pada seluruh pelajar,” lanjut Dedi.

sementara itu, Sekda Depok Sopian Suri dalam sambutannya antara lain mengatakan, pendidikan toleransi adalah penguatan proses integrasi sosial di masyarakat dalam upaya berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa serta negara.

“Ini peristiwa  bersejarah yang perlu dicatat, karena kegiatan ini untuk kali pertama. Pernyataan komitmen bersama pemerintah dan masyarakat untuk memperkokoh NKRI melalui tolerans ujar Sopian Suri.

Turut hadir dalam peresmian SMA 1 Depok, Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Sahli Pangdam Jaya, Danrem 051/Wkt, Asintel Kasdam Jaya, Asops Kasdam Jaya, Aster Kasdam Jaya dan Kapendam Jaya, Dandim 0508/Depok, Kapolres Depok, Pemda Kota Depok dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.(Red)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan