ISLAM

Realita Umat Islam yang Menyedihkan

Share it

Ini bukan ungkapan pesimisme. Bukan pula ekspresi keputusasaan. Karena sejatinya Islam tidak mengenal pesimisme dan keputusasaan. Keyakinan dasar kita adalah bahwa di penghujung terowongan panjang yang gelap gulita itu ada cahaya yang terang benderang.

Orang Amerika biasa mengungkapkan: “at the end of the long dark tunnel there is a very shining light.

Umat ini yakin seyakin-yakinnya bahwa janji-janji Allah tentang kesuksesan dan kemenangan itu pasti adanya. “Dan Allah tidak pernah mengingkari janjinya” (Alquran).

Namun, demikian alangkah bijaknya janji-janji itu disikapi sebagai “challenge” (tantangan) untuk kita melakukan kerja karas untuk meraihnya. Janji-janji itu ada di atas sana, tergantung di ketinggian langit. Dan umat diwajibkan berjihad untuk meraihnya.

Untuk memulai langkah-langkah jihad itu, umat perlu memahami realita lapangan. Bahwa realita yang ada saat ini, justru semakin menantang umat ini untuk bangkit dan melakukan perjuangan (jihad) dalam segala lini kehidupannya, demi meraih janji-janji Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *